Tampilkan postingan dengan label BFF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BFF. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2015

RIBOSOME

   Setelah sekian lama gue tidak memposting, akhirnya gue memutuskan untuk menulis apa yang sekarang ini sedang gue pikirkan, dengan harapan gue gak melupakan semua memori berharga yang pernah gue alami dalam hidup gue. Gue tidak pandai dalam berkata-kata, dan yang ingin gue lakukan adalah menuliskan sepotong kisah yang bermakna dalam hidup gue,

     Ribosome. Ya, itu nama kelas 11 gue di masa SMA. Gue juga gatau gimana awalnya nama kelas kita jadi RIBOSOME. Yang kita tau, itu adalah salah satu organel sel yang buat sintesis protein oke back to the topic.

     Pernah gak sih lo ngalamain yang namanya masa-masa pahit dalam hidup, klo istilahnya lo lagi naik rollercoaster itu lo lagi dibawah. Di kelas biologi ini, gue belajar banyak banget hal. Sempet gue berpikir gue ingin jadi anak yang banyak gaya, jadi anak bandel di SMA, tapi setelah masuk XI Bio gue sadar, yang kayak gitu ga guna, gue jadi males sendiri, gue jenuh sama kepalsuan. Gue ingin originalitas dan kesederhanaan, dan di XI Bio itu sangat apa adanya, dan dari kesederhanaan itu gue menemukan kebahagiaan dan bersama Ribosome gue jadi tau bagaimana untuk selalu rendah hati dan ga boleh sombong.  

     Yang selalu orang tua gue bilang adalah "pinter itu nomor dua, nomor satu itu sikap". Ya, gue ini sangat tidak sempurna. I'm not good at attitude. Di biologi gue banyak bercermin dan melihat ke dalam diri gue. Di XI Bio, ketika gue minta diajarin, semua mau ngajarin, dan mereka dengan sabar mengulangnya kalo gue ga ngerti-ngerti. Ga cuma itu, banyak banget kenangan yang gue lalui bersama Ribosome, gue bingung harus memulai darimana..

     So many memories we've been through, dari mulai dekorasi kelas, Open House FKUI, lomba 17an, deliv bareng, ngumpul ngerjain tugas bareng sambil makan nasi goreng sm eskrim oreo, lomba psn di ipb, ke galeri nasional, jalan-jalan sore abis ujian, ke lantai tiga bareng-bareng, nentuin sweater kelas, main Left4Dead bareng, ke koperasi bareng, main tod di gor, main bentengan, segala jenis apres yang selalu disiapin pas udah mepet-mepet waktunya yang menurut gue apres kita paling keren, kata "Ya Ampun" "Nice" "Astoajim" "Fix" "iya dong, bener dong, ....dong" *apa2 diakhiri dong* *TERIAK YAAAAAK* yang udah jadi bahasa kita sehari-sehari ketika ada orang yang ngomong suatu hal yang sangat non sense atau lawakan kelas atas, dan sekarang menjadi slogan kita. Kata ini sendiri buatan Angyo dan sekarang kata “Ya Ampun” menjadi sangat hits di angkatan gue, lawakan kita yang gapernah abis, teriakan Angyo yang sangat khas dan semua anak bio yang berusaha menirukannya, kelas kita yang sangat heboh dan ramai yang katanya sih kedengeran sampe bawah, menonton Hatori Kakurenbo bareng sampe semua terlonjak kaget, mengikuti oss bareng, baper2an bareng, dikelas kalo gabut selalu nyetel musik pake speaker yang siapapun duduk di situ bakal dibilang DJ, especially DJ Ageng.
    
     Makan nasi uduk pak tono bareng2 di depan kelas yang super enak!! Ngebahas soal di grup kelas, foto sama guru-guru peroliman, dan yang lebih bangga lagi, kelas bio meraih prestasi di bidang OSN yaitu Aby mendapat medali perak. Subhanallah. Kita bangga dan bersyukur, bio itu gabisa diremehin lagi dalam dunia olim. Udah gitu kelas kita adalah kelas paling pewe, deket tangga dan toilet, ac dingin, ada komputer yang kita isi sama semua playlist yang ada di hp kita masing-masing lengkap dengan speaker yang super kenceng dan mic yang biasa dipake untuk niru-niru siaran radio oleh mail atau suara pramugari, kelas kita deket sama sumber wifi dan sinyalnya cukup kuat, lebihnya lagi kelas ini pewe banget buat tidur.


Berikut beberapa foto dari sekian banyak foto yang kita punya..






























     Kelas kita ini, punya karakter masing-masing. Dan gue seneng lagi ketika soulcrave 06 ini biologi cukup banyak meraih kemenangan, walau kita tau kita tidak pandai dalam bidang olahraga dan tidak menang satupun, tapi dalam bidang lain kita cukup berkompeten. Salah satunya lomba Cooking Marathon kelas kita juara 2, dengan nama RIBOCHEF dan nama masakan Nasi Goreng Ya Ampun. Selain itu, kelas kita juara 2 juga lomba boyband dengan nama RIBOZIN. Kelas biologi ini, kelas yang cukup ambis menurut gue, dan sangat rajin, dan membuat gue menjadi termotivasi untuk belajar yang bener. Ketika ada yang lg belajar, yang lain jd ingin ikutan belajar dan kita saling ngajarin. Kita semua sama-sama berusaha bareng, dan gaada yang ninggalin. Ngomong-ngomong soal ninggalin, kita semua selalu bareng kalo mau ke gor, pulang dr gor, ke koperasi, lari-larian ke lab mat ketika pelajaran bu Wieke, ke kelas sejarah bareng... yang gue salut dr kelas ini ya itu, pasti bareng-bareng. Selain itu, ketika ada yang sakit pasti dijenguk dan diantar tasnya, rasa kepedulian  yang tinggi ini yang bikin kita semakin solid. Gue merasa we're stick together. Kelas yang menurut gue bener-bener solid.


     Dan kemarin adalah 3 hari di Bandung bersama Ribosome adalah momen yang paling tidak bisa dilupakan. Mengunjungi tempat-tempat keren di Bandung, foto bareng, masak bareng, main uno bareng, tarawih bareng, sahur bareng, ngabuburit bareng, buka bareng. Kita semua bener-bener bahagia, dan menyatu. Ribosome itu saling berbagi. Malam terakhir, so many things that crossed my mind, so many things that I want to say malem itu, tapi karena waktu sudah larut, I haven’t said it all. Jadi gue menulis lewat blog ini..


  Malam itu, kita saling membuka pikiran dan hati satu sama lain mengeluarkan apa yang ada di benak kita. Satu persatu mulai menitikkan air mata. Tiap orang menceritakan kesan pesan mereka di 11 biologi. Gue pun ga bisa nahan air mata gue lagi, ketika Farhan menceritakan semua isi hatinya, kesedihannya pisah sama Ribosome, kenyamanannya dia sama kelas ini, ketika kita semua tau dia nulis semua kejadian yang dia alami sama Ribosome karena dia gak mau ngelupain kita, ketika dia bilang dia ketawa kalo gue ketawa, dan suatu hari, Mitra juga sempet bilang hanya gue satu-satunya orang yang bisa mengetuk pintu hati Farhan dan merubah dia, bikin dia ketawa lepas, bikin dia jadi berani dan mengeluarkan pendapat… Di XI Bio emang Farhan banyak banget perubahan, ketika dia bilang dia ga pinter-pinter banget di mht gapapa, tp punya temen aja udah cukup bahagia. Hal-hal yang kayak gitu yang bikin gue sedih, nangis, haru, sekaligus bersyukur sama Tuhan. Malam itu suasana bener-bener hikmat, semua saling bermaafaan. Kita tau kita semua saling menyayangi. Di situ gue tau, temen-temen gue sayang sama gue, dan memang itu yang gue inginkan, gue disayang sama temen-temen gue.


     Kenapa ya.. waktu berjalan begitu cepat. Gue seneng dan tidak menyesal gue masuk 11 bio, dari yang awalnya sangat diam dan krik, tapi seiring berjalannya waktu, kita sama sekali ga krik namun sebaliknya kita bahkan sangat berisik. Bermacam-macam karakter bisa disatuin. Ribosome itu orang-orangnya sangat hardworking dan sejauh ini, menurut gue ribosome kelas yang paling tinggi rasa toleransinya.


     Gue sayang kalian. Dan sekarang, saatnya kita untuk fokus karena udah kelas 12. Semangat berjuang Ribosome, untuk menghadapi Ujian Nasional nanti dan berbagai macam tes untuk masuk PTN. Terima kasih atas 1 tahun + 3 hari yang luar biasa. Gue berharap kita semua bakal sukses di masa depan dan meraih cita-cita yang kita impikan. Aminnnn


     Ribosome teach me how to be kind to everyone and be humble. And when I said, gue sayang kalian, I really mean it. I do. Because Ribosome is my family

Rabu, 11 Agustus 2010


Ulang Tahun Fira

(sory gambar agak blure)

     Pada tanggal 3 Agustus 2010, temanku yang bernama Fira berulang tahun. Untuk merayakannnya, Fira mengajak aku dan teman-temanku yang lain untuk makan-makan bersama di KFC Dwima. Rencananya, kami akan makan bersama pada hari Sabtu, 7 Agustus 2010. Sebelumnya kami berkumpul dahulu di rumah Fira pukul 13.30. Setelah sampai di rumah Fira, semua anak berkumpul. Namun, ada satu temanku yang bernama Cita dia tidak datang karena dia sedang lomba theater di Miss Tjitjih. Setelah itu, kami bersama-sama naik bajaj berangkat ke Dwima. Kami butuh bajaj dua, karena jumlah orangnya terlalu banyak sekitar 10 orang. Diantaranya, Fira, Aku, Bella, Nidia, Anggi, Dina, Rahma, Fathya, Disya, dan Talitha. Setelah sampai disana, aku dan teman-temanku memesan makanan. Ada yang memesean paha, sayap, dada dan sebagainya. Ada juga beberapa temankuk yang memesan kentang goreng, Ice Cream, Coca-Cola, Teh Botol, dan Cappuchino Float. Aku dan Fira mencuci tangan dahulu, lalu mengambil saus sambal dan saus tomat. Aku memesan nasi, sayap goreng, dan teh botol. Kami bernostalgia saat itu. 


                      (Rahma dan Bella)

             Selain itu aku dan teman-temanku juga berfoto bersama. Setelah itu kami turun ke lantai bawah, dan sampai di depan pintu masuk. Kami masih ingin bermain, tapi kami bingung ingin kemana. Bella mengusulkan untuk jalan-jalan ke ITC. Anak-anak ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju. Aku tidak diizinkan oleh orang tuaku karena itu terlalu berbahaya, tidak ada orang dewasa yang mendampingi. Lagipula, aku hanya membawa uang 10.000 saja. Usul selanjutnya yaitu ke warnet. Kalau ke warnet teman-temanku sudah pada bosan. Tidak jadi lagi. Setelah beberapa saat muncul ide yang bagus tempat kita bermain. Fira mengusulkan untuk bermain di Rumah Nidia. Semua temanku setuju. Akhirnya kami kesana dengan naik bajaj lagi. Semua patungan, minimal dua ribu rupiah. Rumah Nidia cukup jauh dari Dwima, yaitu sekitar Johar Baru Utara. Setelah sampai di rumah Nidia, kami masuk kedalam melihat-lihat rumahnya.

                    (Anggi, Talitha, Bella, Nidia)

   Lalu semua anak masuk ke dalam kamar Nidia. Kami membuka internet, menonton youtube Justin Bieber. Selain itu kami juga menonton youtube Keong Racun. Di dalam ada yang sibuk menonton youtube, sms, main handphone, tidur, dan sebagainya. Aku dan Rahma keluar bermain bulu tangkis.
   
      Lalu semua teman-temanku naik keatas melihat-lihat seluruh isi rumah Nidia. Rumah Nidia itu tingkat tiga. Kamar Nidia paling bawah, Kamar kakaknya dan ibunya ada di lantai dua, sedangkan kamar saudaranya ada di tingkat tiga. Di lantai dua, ada ruang nonton tv. Di lantai satu, ruang tamu. Setelah itu kami pulang, berjalan kaki dulu dari rumah Nidia. Sampai di jalan raya, kami menunggu angkot. Lama sekali angkot itu datang. Beberapa lama kemudian angkot pun datang. Kami semua masuk ke dalam. Kita turun di dekat rumah Fira. Aku sudah dijemput oleh ibuku dengan menggunakan motor, sedangkan teman-temanku yang lain berkumpul dulu di rumah Fira. Aku dan teman-teman akhirnya berpisah.
            Serunya bermain dan berjalan-jalan bersama teman-teman lama. Sambil bernostalgia, sekaligus reunian. Ini merupakan pengalamanku yang paling berkesan dan tak kan pernah ku lupakan.

Senin, 05 April 2010


My Friend, Dina

BFF ^_^